Pembuktian adanya penyiksaan dan pencukilan mata terhadap 7 pahlawan revolusi sebagai korban G30S PKI berdasarkan hasil visum tim yang terdiri dari dua dokter RSPAD, yaitu dr Brigjen. Roebiono Kartopati dan dr. Kolonel. Frans Pattiasina, lalu ada tiga dari Ilmu Kedokteran Kehakiman UI, Prof. dr. Sutomi Tjokronegoro, dr. Liau Yan Siang, dan dr. Lim Joe Thay. 7 pahlawan revolusi tersebut adalah Jenderal Achmad Yani, Kapten Anumerta Pierre Tendean, Letjen D.I Panjaitan, Letjen R. Soeprapto, Mayjen M.T Haryono, Mayjen Soetojo Siswomiharjo dan Letjen S. Parman.

1. Letjen D.I Panjaitan
— Luka tembak masuk: 1 di alis kanan, 1 di kepala atas kanan, 1 di kepala kanan belakang, 1 di kepala belakang kiri.
— Luka tembak keluar: 1 di pangkal telinga kiri.
— Kondisi lain: punggung tangan kiri terdapat luka iris.
Luka iris ini tentu menyeramkan. Tetapi, tidak dijelaskan apa luka itu diiris menggunakan silet atau senjata tajam lainnya.

2. Kapten Anumerta Pierre Tendean
— Luka tembak masuk: 1 di leher belakang sebelah kiri, 2 di punggung kanan, 1 di pinggul kanan.
— Luka tembak keluar: 2 di dada kanan.
— Luka tidak teratur: 1 di kepala kanan, 1 di tulang ubun-ubun kiri, 1 di puncak kepala.
— Kondisi lain: lecet di dahi dan pangkal dua jari tangan kiri.

3. Jenderal Achmad Yani
— Luka Tembak masuk: 2 di dada kiri, 1 di dada kanan bawah, 1 di lengan kanan atas, 1 di garis pertengahan perut, 1 di perut bagian kiri bawah, 1 perut kanan bawah, 1 di paha kiri depan, 1 di punggung kiri, 1 di pinggul garis pertengahan.
— Luka tembak keluar: 1 di dada kanan bawah, 1 di lengan kanan atas, 1 di punggung kiri sebelah dalam.
— Kondisi lain: sebelah kanan bawah garis pertengahan perut ditemukan kancing dan peluru sepanjang 13 mm, pada punggung kanan iga kedelapan teraba anak peluru di bawah kulit.

4. Letjen R. Soeprapto
— Luka tembak masuk: 1 di punggung pada ruas tulang punggung keempat, 3 di pinggul kanan (bokong), 1 di pinggang kiri belakang, 1 di pantat sebelah kanan, 1 di pinggang kiri belakang, 1 di pantat sebelah kanan, 1 di pertengahan paha kanan.
— Luka tembak luar: 1 di pantat kanan, 1 di paha kanan belakang.
— Luka tidak teratur: 1 di kepala kanan di atas telinga, 1 di pelipis kanan, 1 di dahi kiri, 1 di bawah cuping kiri.
— Kondisi lain: tulang hidung patah, tulang pipi kiri lecet.

5. Mayjen M.T Haryono
— Luka tidak teratur: 1 tusukan di perut, 1 di punggung tangan kiri, 1 di pergelangan tangan kiri, 1 di punggung kiri (tembus dari depan).

6. Mayjen Soetojo Siswomiharjo
— Luka tembak masuk: 2 di tungkai kanan bawah, 1 di atas telinga kanan.
— Luka tembak keluar: 2 di betis kanan, 1 di atas telinga kanan.
— Luka tidak teratur: 1 di dahi kiri, 1 di pelipis kiri, 1 di tulang ubun-ubun kiri, di dahi kiri tengkorak remuk.
— Penganiayaan benda tumpul: empat jari kanan.
Meyjen Soetojo bisa jadi banyak dianiaya sehingga tengkorak dahinya remuk.

7. Letjen S. Parman
— Luka tembak masuk: 1 di dahi kanan, 1 di tepi lekuk mata kanan, 1 di kelopak atas mata kiri, 1 di pantat kiri, 1 paha kanan depan.
— Luka tembak keluar: 1 di tulang ubun-ubun kiri, 1 di perut kiri, 1 di paha kanan belakang.
— Luka tidak teratur: 2 di belakang daun telinga kiri, 1 di kepala belakang, 1 di tungkai kiri bawah bagian luar, 1 di tulang kering kiri.
— kekerasan tumpul: tulang rahang atas dan bawah.

hasil otopsi visum 7 pahlawan revolusi